Wina - Dua tim berstatus unggulan di Grup C, Glasgow Celtic dan Hamburg SV gagal meraih kemenangan di laga pertama Europa League. Keduanya bahkan dipaksa takluk saat menjalani laga tandang.
Berlaga di Bloomfield Stadium, Jumat (18/9/2009) dinihari WIB, Celtic dipaksa takluk saat melawat ke Hapoel Tel Aviv. Meski unggul lebih dulu, Celtic, yang kalah atas Arsenal di babak playoff Liga Champions, tumbang dengan skor tipis 1-2.
Menjalani laga tandang, Celtic sesungguhnya menjalani pertandingan dengan cukup meyakinkan. Anak asuh Tony Mowbray malah mampu lebih dulu unggul melalui Georgios Samaras saat pertandingan meginjak menit 25.
Celtic mampu mempertahankan keunggulan satu gol tersebut hingga turun minum. Namun The Boys akhirnya gagal membawa pulang kemenangan lantara di paruh kedua gawang mereka dibobol sampai dua kali oleh Hapoel.
Publik tuan rumah dibuat bergembira oleh Nemanja Vucicevic setelah gelandang asal Serbia itu mencetak gol penyama di menit 75. Dua menit sebelum bubaran klub berjuluk The Red Demons itu memastikan didapatnya tiga poin setelah Maaran Lala menjebol gawang Celtic untuk kali kedua.
Hamburg Keok 0-3
Pada pertandingan lain di Gerhard Hanappi Stadium, Hamburg menelan kekalahan yang lebih memalukan. Bertandang ke Rapid Wina, klub penghuni posisi lima klasemen akhir Liga Jerman musim lalu itu dipaksa takluk 0-3.
Kapten Steffen Hofmann mengawali pesta tuan rumah saat dia menjebol gawang Hamburg di menit 35. Sebelum turun minum Wina mampu menggandakan keunggulan setelah striker asal Kroasia, Nikica Jelavic, mencetak gol di menit 44.
Penderitaan tim tamu tak berhenti di babak pertama. Saat laga tinggal tersisa 13 menit kembali gol bersarang di gawang Hamburg, kali ini Christopher Drazan yang mencatatkan namanya di papan skor.
Atas hasil dua pertandingan tersebut, Rapid Wina untuk sementara memuncaki klasemen sementara Grup C dengan nilai tiga. Mereka unggul agresifitas atas Hapoel di urutan dua. Sementara Hamburg harus menerima posisi sebagai juru kunci, atau satu tingkat di bawah Celtic yang duduk di urutan tiga.
Susunan Pemain
Hapoel: Vincent Enyeama, Deddi Ben Dayan, Omri Kende, Da Silva Douglas, Zurab Menteshashvili (Maaran Lala '54), Walid Badir, Gil Vermot, Bebars Natcho (Eran Zahavi '68), Nemanja Vucicevic (Victor Merey '80), Samuel Yeboah, Avichai Yadin
Celtic: Artur Boruc, Gary Caldwell (Scott McDonald '90), Andreas Hinkel, Glenn Loovens, Stephen McManus, Daniel Fox, Scott Brown, Aiden McGeady, Landry N'Guemo (Niall McGinn '66), Shaun Maloney, Georgios Samaras (Christopher Killen '70)
Europa League : Celtic & Hamburg Takluk
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul FahmiFranck Ribery: Islam Sumber Kekuatan Saya
Label: Dunia Islam, Soccer News | author: Yazid Amirul Fahmi
Ia dikenal sebagai pribadi yang santun, rendah hati, dan rajin melaksanakan shalat lima waktu, di mana pun dan pada kondisi apa pun. Bagi penggemar sepak bola dunia, tentu sudah tak asing dengan nama Franck Ribery, gelandang serang asal Prancis yang kini bermain di klub raksasa Bundesliga (Jerman), Bayern Muenchen.
Begitu juga, dengan mantan pemain terbaik dunia asal Prancis, Zinedine Zidane, Nicholas Anelka (Chelsea/Prancis), Frederik Kanoute (Sevilla/Mali), Khalid Bouhlahrouz (Sevilla), Zlatan Ibrahimovic (Inter Milan/Swedia), Eric Abidal (Barcelona/Prancis), Kolo Toure (Chelsea), dan Yaya Toure (Barcelona). Mereka adalah pemain sepak bola yang beragama Islam dan menjadi andalan klub maupun negaranya masing-masing.
Berbeda dengan pesepak bola Muslim lainnya, yang lebih dulu memeluk Islam, Franck Ribery justru memeluk Islam setelah bermain di klub asal Turki, Galatasaray, pada 2005. Secara singkat, Ribery mengatakan, dia memilih ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW ini karena menemukan kedamaian dalam Islam.
Baginya, Islam adalah sumber kekuatan dan keselamatan. ''Islam adalah sumber kekuatan saya di dalam dan di luar lapangan sepak bola. Saya mengalami kehidupan yang cukup keras dan saya harus menemukan sesuatu yang membawa saya pada keselamatan dan saya menemukan Islam,'' kata Ribery.
Senantiasa berdoa
Pesepak bola bermata biru yang memperkuat tim Prancis itu memulai karier sepak bolanya, dengan bergabung dengan tim Boulogne di tanah kelahirannya. Kemudian, ia pindah ke tim Ales, Brest and FC Metz.
Kepindahannya ke Olympique Marseille membawanya ke posisi pertama bintang sepak bola Prancis paling populer pada bulan Agustus, Oktober, dan November 2005. Ribery terpilih untuk memperkuat tim Prancis pada Piala Dunia FIFA tahun 2006 yang digelar di Jerman.
Pada 2006 itulah, jati diri Ribery yang telah menjadi mualaf dan memeluk agama Islam terkuak dan menjadi pemberitaan di tengah pertandingan pembukaan antara tim Prancis melawan tim Swiss saat acara Piala Dunia 2006.
Ketika itu, Ribery tersorot publik tengah menengadahkan tangan sebelum pertandingan dimulai. Ribery tengah berdoa, seperti yang dilakukan seorang Muslim. Saat itulah, banyak orang terkaget-kaget dengan sikapnya. Namun, berkat kecemerlangannya dalam bermain bola, publik pun tak menghiraukan perilaku dan kebiasaan Ribery.
Namun, rutinitas berdoa sebelum pertandingan itu akhirnya terkuak juga. Dan, Ribery mengaku sebagai penganut Islam. Ia menemukan kedamaian dalam agama Islam dan menjadi spiritnya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tak terkecuali saat bermain bola.
Kabar Ribery masuk Islam, menyeruak sejak awal tahun 2006. Kabar itu mula-mula dilansir L'Express. Majalah ini menyebut adanya pemain nasional Prancis yang secara teratur beribadah di masjid di selatan Marseille. Mingguan itu tidak menyebut nama secara eksplisit, namun yang dimaksud adalah Ribery.
Kendati aksi berdoanya di lapangan hijau telah menarik perhatian publik Prancis, Ribery tetap enggan mengemukakan keyakinan barunya itu secara terbuka. Gelandang kanan klub Olympique Marseille ini mengatakan, keimanan barunya adalah perkara pribadi, tak perlu publikasi.
Alhasil, sejumlah spekulasi pun bermunculan. Ada yang menyebut perubahan itu terjadi sejak Ribery bermain bersama klub Galatasaray pada 2005. Ia membantu klub raksasa Turki tersebut memenangi Piala Turki pada tahun 2005. Semasa menetap di Turki, pemain kelahiran Boulogne-sur-Mer, Prancis, 7 April 1983, ini dikabarkan kerap berbaur dan berdiskusi dengan komunitas Muslim di sana.
Ada pula yang menyebut istri Ribery, Wahiba Belhami, yang asli Maroko itu memainkan peran penting terhadap perubahan Ribery. Ribery memang setahun tinggal di negara berpenduduk mayoritas Muslim itu. Di sana, Ribery berkenalan dengan Wahiba yang kemudian ia peristri. Konon Wahiba berperan besar menuntun Ribery mengenal ajaran Islam. Dari pernikahan tersebut, Wahiba memberinya dua anak, Hizsya dan Shahinez.
(Ribery & kakak-beradik Altintop)
Kedua versi itu tak pernah dibantah atau dibenarkan oleh Ribery. Namun, kepada majalah Paris Match, ia mengungkapkan, Islam telah membawanya pada keselamatan.
''Islam juga yang menjadi sumber kekuatan saya di dalam maupun di luar lapangan," ujar Ribery kepada majalah Match tanpa menjelaskan sejak kapan memeluk Islam. Ia menambahkan, ''Saya menjalani karier yang berat. Saya kemudian berketetapan hati untuk menemukan kedamaian. Akhirnya, saya menemukan Islam.''
Tidak pernah tinggalkan shalat
Keimanan dan kepribadian Ribery sebagai seorang Muslim tampaknya tak perlu diragukan. Di tengah padatnya jadwal pertandingan, bapak dua anak ini tak pernah lupa dengan kewajibannya sebagai Muslim. Ia senantiasa melaksanakan shalat lima waktu, di mana pun dan dalam kondisi apa pun. Baginya, shalat merupakan tiang agama yang harus ditegakkan.
Selain rajin melaksanakan shalat, Ribery juga dikenal sebagai pribadi yang santun dan rendah hati. Islam benar-benar telah mengubah perangainya yang keras dan arogan menjadi seorang pribadi yang santun dan memiliki akhlak mulia.
Sifat dan akhlaknya ini tak heran membuat kagum rekan-rekannya di timnas Prancis, FC Bayern Muenchen (tempat ia bermain bola saat ini), maupun kerabatnya.
Steve Bradore dari Organisasi Syuhada, yang melayani para mualaf Prancis, telah mengatakan bahwa muslim Prancis merasa bangga sekali dengan Ribery. ''Dia adalah sumber kebanggaan kami karena penampilannya yang khas dan kerendahhatiannya,'' kata Steve, seperti dikutip dari situs Islamonline.net.
Saat ini, Ribery membela klub sepak bola Jerman, FC Bayern Muenchen. Di Bayern Muenchen, ia menempati posisi sebagai pemain gelandang. Kontrak Ribery bersama 'FC Hollywood'--julukan Bayern Muenchen--akan berakhir pada 2011.
Ribery termasuk pesepak bola sukses. Di usianya yang baru 26 tahun, dia sudah mengoleksi berbagai gelar. Antara lain, satu gelar Fortis Piala Turki bersama Galatasaray di musim 2004/2005, Piala Intertoto bersama Olympique Marseille di tahun 2005, Piala Liga Jerman bersama Bayern Muenchen di tahun 2007, Piala Jerman dan Bundesliga Jerman di tahun 2008. Selain itu, penghargaan Pemain Terbaik Prancis di tahun 2007 dan 2008, juga pesepak bola Jerman terbaik di tahun 2008. sya/dia/berbagai sumber
Franck Ribery yang lahir di Boulogne-sur-Mer, Perancis, 7 April 1983
memiliki tinggi badan 175 cm. Sebelum bermain di FC Bayern Muenchen, Jerman, pemain yang beroperasi sebagai gelandang serang ini berkarir di klub US Boulogne (2001-2002), Olympique Ales (2002-2003), Stade Brestois 29 (2003-2004), FC Metz (2004), Galatasaray (2005), dan Olympique Marseille (2005-2007).
Raja Bavaria
Di lapangan, ia hebat. Dalam kehidupan sosial, ia berkepribadian hangat. Sebagai individu, ia pun rajin salat. Franck Ribery adalah figur kesayangan publik Allianz Arena saat ini.
Bayern Munich selalu dihuni pemain berlabel bintang, tapi yang paling menonjol tergantung waktu dan kesempatan. Duet striker Miroslav Klose dan Luca Toni boleh menyita perhatian lewat produktivitas golnya, tapi Ribery amat menonjol dalam hal kreasi permainan di lapangan tengah.
Tidak salah Bayern memecahkan rekor transfernya untuk memboyong pria berusia 26 tahun itu. Faktanya, dalam tujuh bulan sejak bergabung dengan Bayern Muenchen, Ribery sudah berhasil menancapkan pengaruhnya, baik di klubnya maupun Bundesliga.
Pemain seharga 26 juta euro makin disenangi orang karena pembawaannya yang menyenangkan dan sikapnya selalu profesional. Di saat cuaca dingin bulan Februari masih mengakrabi Munich dan ia tengah berkutat dengan cedera kaki, Ribery tidak malas untuk tetap menghangatkan tubuhnya dengan muncul di kamp latihan.
Ia juga tak pernah menolak fans yang menginginkan tanda tangannya ataupun berfoto bersama, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Dan, itu senantiasa ia lakukan dengan senyum mengembang di bibirnya.
"Mereka mungkin tak pernah melihat seorang pemain, seperti saya yang senang tertawa dan biasa berkelakar," seloroh Ribery. "Saya ini orang yang sederhana dan simpel saja."
Di koridor berbagai fasilitas kamp latihan Bayern, lelaki Prancis ini selalu menyapa orang-orang. "Saya ingin menjadi teman (siapa pun)," ujarnya sambil tersenyum, seperti dikutip AFP. "Dua menit untuk berfoto dan memberi tanda tangan buat fans amatlah penting karena buat mereka hal-hal ini sangat berarti."
Senyum, tawa, dan sikap yang ramah untuk sementara menjadi "andalan" Ribery dalam berkomunikasi dengan penggemarnya, sebelum ia bisa menyempurnakannya dengan bahasa Jerman. Ia masih belum fasih, tapi setiap minggu rajin mengikuti kursus.
Ribery juga merasa bersyukur dirinya telah berhasil dalam kariernya, mengingat di masa kecil ia harus menjalani kehidupan yang sulit bersama keluarganya di daerah Boulogne-sur-Mer.
Namun, ia pun menyadari kesuksesan bukanlah sesuatu yang abadi. Roda nasib dalam kehidupan selalu berputar. "Atas semua yang telah saya alami, saya menyikapinya dengan tenang, tapi saya pun sadar pada semua nasib yang saya miliki."
(Ribery & Anelka saat membela Timnas Perancis)
Yang jelas, Ribery telah menjadi sosok istimewa buat warga Munich. Jangan heran kalau di depan Theatinerkirche, yang ada di pusat kota tersebut, terpampang billboard raksasa bergambarkan Ribery memakai jubah raja, disertai tulisan "Bayern Hat Wieder Einen Konig" alias "Bavaria punya raja lagi". Bavaria adalah julukan lain dari Bayern Muenchen selain FC Hollywood.
Lelaki yang di wajahnya ada bekas luka karena kecelakaan mobil yang dialaminya waktu kecil itu, sudah dianggap sangat penting untuk FC Hollywood. Di sebuah surat kabar, ada sebuah komentar berbunyi: "Bayern Munich tanpa Ribery seperti sekelompok anak-anak tanpa ibu."
Beberapa Pesepak Bola Muslim
- Zinedine Yazid Zidane
- Kolo & Yaya Toure (Arsenal & Barcelona)
- Robin Van Persie (Arsenal)
- Nicholas anelka (Chelsea)
- Mohammed 'Momo' Sissoko (Liverpool)
- Ahmed 'Mido' Hossam (Boro)
- Hossam Ghaly (Totteham Hotspurs)
- Franck Riberry (Bayern Muenchen)
- Hamit & Halil Antiltop (Bayern Muenchen & Shalke 04)
- Frederik Kanoute (Sevilla)
- Mahamaddou Diarra (Real Madrid)
- Eric Abidal (Barcelona)
- Nuri Sahin (Feyenoord Rotterdam)
- Sulley Ali Muntari (Pompey)
- Zlatan Ibrahimovic (Inter)
- Hassan "Brazzo" Salihamidzic (Juventus)
- Khalid Boulahrouz (Sevilla)
- Salomon Kalou (Chelsea)
- El-Hadji Diouf (Bolton)
- Diomanssy Kamara (Fulham)
- Mohammed Kallon (Al-Ittihad ext. Inter & Monaco)
- Thiery Henry (Barcelona/Prancis)
- Lilian Thuram (Perancis)
- Lassana Diarra (Real Madrid)
- Karim Benzema (Lyon/Perancis)
- Samir Nasri (Arsenal)
- Hatem Ben Arfa (Lyon)
Pelatih Sepak Bola Muslim
- Bruno Metsu (mantan pelatih Senegal)
- Phillipe 'Omar' Trousier (mantan pelatih Jepang).
Gattuso Bela Anceloti
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul FahmiTetapi Gattuso yang tidak bisa merumput sejak Januari karena menderita cedera pada otot ligamen lutut menolak kritik ini, dan mengatakan bahwa ada faktor lain yang juga turut berperan dalam penampilan yang kurang cemerlang dari AC Milan di musim ini. “Apa yang presiden katakan harus kita hormati, tetapi saya kira kita telah membuat beberapa kecelakaan sehingga membuat penampilan berbeda, dan sekarang Inter Milan yang akan memenangkan scudetto,” ujar Gattuso.
“Tetapi Anceloti telah banyak berbuat disini, dan dia ingin tetap tinggal disini,” tambah Gattuso membela sang pelatih. Anceloti dikabarkan akan segera hengkang dari San Siro, dan pindah ke Real Madrid atau Chelsea, tetapi dia masih mempunyai satu musim kontrak lagi bersama AC Milan. AC Milan saat ini berada pada posisi runner up Serie A Italia, dibawah Inter Milan di puncak tangga. Dalam laga derbi dua klub Milan itu, beberapa pekan lalu, AC Milan dikalahkan dengan skor telak oleh Inter Milan.
Anceloti sesungguhnya tidak buruk-buruk amat prestasinya bersama AC Milan, ia telah memenangkan dua kali Piala Champions, dan satu kali gelar scudetto Serie A, dalam 8 musim ia melatih AC Milan. Tetapi dalam tradisi bola Italia, pelatih yang tak nampak memberikan prestasi bagus dalam satu musim, biasanya memang harus siap-siap untuk hengkang.
MU Kalahkan Wigan, Mantapkan Posisi di Puncak Klasemen
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul FahmiWigan terlebih dulu membuat angka, setelah pada menit ke-28, Hugo Rodallega, berhasil melesakkan bola ke gawang MU, setelah mendapat umpan panjang dari belakang. Tinggal berhadapan dengan Nemanja Vidic, Hugo Rodallega memenangkan perebutan bola, dan berhasil melesakkan bola ke gawang yang dijaga Van Der Sar.
Manchester tak patah arang dengan kekalahan pada babak pertama ini. Pada babak kedua, mereka tampil maksimal dengan memsukkan 4 pemain strikernya secara bersamaan, Wayne Rooney, Dimitar Berbatov, Carlos Tevez dan Cristiano Ronaldo. Hasilnya, Carlos Tevez yang masuk sebagai pemain pengganti, berhasil menjebol gawang Wigan pada menit ke-61, setelah mendapat umpan dari Michael Carrick, dan dengan sekali sontekan, bola itu menembus gawang Wigan. Permainan Manchester United pun kembali segar dengan posisi 1 - 1 ini.
Pada menit ke-86, giliran Michael Carrick yang berhasil membobol gawang Wigan, setelah mendapat umpan dari John O'Shea, yang menerima bola itu dari Cristiano Ronaldo. Bola ditendang dari tepi garis penalti, dan langsung menembus gawang Wigan. Michael Carrick adalah pahlawan Manchester United dalam laga ini, karena selain gol dari kakinya, umpannya juga telah memberikan gol yang diciptakan Carlos Tevez.
Dengan kemenangan ini, semakin kuat posisi Manchester United di puncak klasemen, dengan selisih 6 poin diatas Liverpool.
Barcelona Raih Copa del Ray
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul FahmiGol Athletico Bilbao dicetak oleh Toquero mana menit ke-9. Barcelona yang tampil menyerang tak mau kalah, setelah gawangnya kemasukan bola. Pada menit ke-32, giliran pemain belakang Barcelona, Yaya Toure, yang berhasil menjebloskan bola ke gawang Bilbao. Kedudukan 1 – 1 membawa Barcelona semakin segar dalam permainan. Namun sampai babak pertama berakhir kedudukan tetap imbang 1 – 1.
Pada babak kedua, menit ke-55, giliran striker produktif Lionel Messi berhasil menembus gawang Bilbao. Sedangkan dua gol Barcelona yang lain, dicetak oleh Bojan Krkic pada menit ke-58 dan oleh Xavi Hernandez pada menit ke-64.
Dengan kemenangan ini, Bercelona berhak membawa tropi Copa del Ray, yaitu kompetisi Spanyol Cup, yang diadakan oleh asosiasi sepakbola Spanyol.
Ini sekaligus menembus kekalahan 25 tahun lalu, ketika Barcelona ditundukkan oleh Athletico Bilbao 0 – 1 pada final kompetisi yang sama. Kala itu, Barcelona masih diperkuat oleh bintang sepakbola, Diego Maradona. Sehingga pertandingan malam ini, seakan merupakan ulangan dari pertandingan 25 tahun lalu.
Barcelona sendiri sudah 33 kali masuk ke pertandingan final dalam kompetisi ini, dan telah 24 kali memenangkan Copa del Ray. Namun pengulangan bertemu di final dengan Athletico Madrid kembali, baru malam ini keempatan itu terulang kembali.
"Setan Merah" Pastikan Tampil di Jakarta 20 Juli
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul Fahmi
Juara Eropa dan juara Liga Inggris Manchester United (MU) memastikan bakal tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 20 Juli mendatang, dalam rangkaian tur Asia 2009. Demikian penjelasan resmi MU dalam situs resminya ( www.manutd.com ), Jumat (1/5).
Penegasan itu sekaligus mematahkan berbagai informasi yang menyebutkan laga tur "Setan Merah" di Indonesia bisa jadi dipindahkan ke Kalimantan Timur terkait isu keamanan Jakarta pascapemilihan Presiden, awal Juli mendatang. Informasi tersebut pernah disampaikan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault.
United akan mengunjungi Indonesia untuk pertama kali dalam lebih dari 30 tahun terakhir selama tur pramusim panas di Asia. "The Red Devils" akan bertanding melawan Indonesia All Star di Gelora Bung Karno, Jakarta, 20 Juli. Kick-off pertandingan akan dikonfirmasi lebih lanjut, demikian penjelasan MU.
Laga di Jakarta merupakan salah satu dari empat partai uji coba MU dalam tur Asia kali ini. Pada tiga uji coba lainnya, MU akan menghadapi tim Malaysia XI (18 Juli); FC Seoul, Korea Selatan (24 Juli); dan Hangzhou Greentown, China (26 Juli).
"Ini kesempatan penting untuk mempromosikan Indonesia kepada dunia. Indonesia pantas mendapat yang terbaik dan saya gembira mengatakan kami telah memiliki yang terbaik," kata Agum Gumelar, Mantan Ketua PSSI yang akan memimpin promosi setempat, seperti dikutip situs resmi MU.
MU terakhir kali tampil di Indonesia, sebagai bagian tur dunia, tahun 1975. Saat itu, mereka tengah melakukan tur ke Australia, Selandia Baru, Hongkong, dan Iran. Diperkuat Sammy McIlroy dan Arthur Albiston, waktu itu mereka tampil dua kali di Jakarta, yaitu imbang 0-0 melawan PSSI Tamtama dengan disaksikan 70.000 penonton dan kalah 2-3 dari klub Belanda, Ajax.
MU mengklaim, saat ini memiliki sekitar 27 juta fans di Indonesia atau terbesar kedua di dunia. MU kini memimpin klasemen sementara Liga Inggris dan menembus semifinal Liga Champions.
Pada semifinal pertama Liga Champions melawan Arsenal di Old Trafford, Rabu (29/4) lalu, mereka menang tipis 1-0. Tim asuhan Pelatih Sir Alex Ferguson itu pada musim ini telah mengoleksi gelar juara dunia Antarklub dan Piala Liga (Carling).
Kapasitas Old Trafford Diperbesar
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul FahmiSejauh ini, stadion Old Trafford yang menjadi markas Manchester United merupakan stadion dengan kapasitas penonton (tempat duduk) yang paling besar di antara tim-tim premiership lainnya. Setelah renovasi selama 10 bulan, Juli 2005-Mei 2006, Old Trafford mempunyai tempat duduk sebanyak 76.212 kursi. Jumlah yang hanya bisa dilampaui stadion kebanggaan publik Inggris, New Wembley yang memiliki kapasitas 90 ribu tempat duduk.
Seperti yang dilansir The Sun, rencananya The Red Devils bakal kembali melakukan renovasi stadion dengan menambah kapasitas tempat duduk sebanyak 20 ribu kursi. Artinya, jika proyek besar tersebut terealisasi, dengan kapasitas 97.212 kursi, Theatre of Dreams bakal menjadi stadion dengan kapasitas tempat duduk nomor dua tertinggi di Eropa setelah Nou Camp, kandangnya Barcelona, yang memiliki 98.772 tempat duduk.
Rencana perluasan stadion diyakini bakal membuat gembira manajer MU, Sir Alex Ferguson, yang telah lama meminta pemilik klub, keluarga Malcolm Glazer untuk mengembangkan atau memperluas Old Trafford sebagai upaya mengakomodasi antusiasnya para pendukung klub.
Menurut The Telegraph, bagian utama stadion yang akan direnovasi adalah kuadran atau tribun bagian Selatan yang sampai saat ini hanya terdiri dari satu tingkat atau deret (tier). Estimasi renovasi tersebut diperkirakan bakal menelan dana sampai 100 juta pound atau sekitar Rp 1,575 triliun.
Dengan kapasitas sebanyak itu, Old Trafford yang mendapat status bintang lima dari UEFA, bakal meninggalkan stadion milik tiga klub elite Liga Premier lainnya. Arsenal dengan Emirates Stadiumnya mempunyai kapasitas sebesar 60 ribu penonton. Anfield Stadium milik Liverpool hanya memiliki tempat duduk sebanyak 45.362 kursi. Sementara, Stamford Bridge, kandangnya Chelsea, berkapasitas 42.055 penonton.
Sanjung Terry, Etoo Juga Pahami Sikap Drogba
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul FahmiOrang itu adalah John Terry. Dilaporkan beberapa media Inggris, kapten Chelsea itu tidak ikut dalam aksi protes setelah pertandingan dan lebih memilih ngeloyor pergi untuk memberi ucapan selamat kepada Barcelona. Samuel Etoo membenarkan hal itu.
"Saya ingin mengungkapkan sikap yang terpuji setelah pertandingan," buka Etoo yang enggan menanggapi aksi protes berlebihan Didier Drogba dan Michael Ballack kepada wasit Tom Henning Ovrebo setelah pertandingan rampung.
"Kapten Chelsea memasuki kamar ganti kami dan menjabat tangan setiap pemain dari semua orang. Hal seperti adalah salah satu yang ingin kami lihat," ujarnya.
Striker Barcelona asal Kamerun itu juga menyatakan simpatinya kepada Chelsea, terutama Drogba, yang tak mampu lolos ke final.
"Ada rasa frustasi di Chelsea dan itu adalah reaksi normal, terutama ketika pertandingan berakhir dengan cara itu karena tak bisa mengakhirinya dengan manis. Dia [Drogba] memiliki kesempatan untuk mengakhiri pertandingan, tapi hari itu bukan untuknya."
"Saya memahami dia karena hal semacam ini bisa saja terjadi. Sebagai salah satu pemain terpenting, dia hanya ingin pendapatnya didengar. Saya mengerti frustasinya dan semua ini tidak lebih dari itu," simpul Etoo.
Maldini Tolak Laga Perpisahan dengan "Gli Azzurri"
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul FahmiMaldini akan gantung sepatu akhir musim ini, pada usia 40 tahun. Selama kariernya, Maldini sudah membela timnas sebanyak 126 kali. Sebagai tanda perpisahan dan penghormatan, federasi sepak bola Italia (FIGC), membuka peluang bagi Maldini bermain bersama timnas dalam duel persahabatan itu.
"Tidak! Aku tidak akan memainkan laga perpisahan dengan tim nasional. Aku akan berterima kasih kepada federasi atas perhatian ini. Tetapi, aku memilih berpisah dengan sepak bola dalam sebuah pertandingan resmi karena aku bukan penggemar ajang perpisahan," ujarnya.
Dengan begitu, Maldini akan mengakhiri perjalanan 24 tahun kariernya saat Milan menghadapi Fiorentina pada 31 Mei mendatang. Itu merupakan duel terakhir Serie-A musim ini.
"Aku akan menjalani beberapa pertandingan terakhir dalam karierku dengan tenang. Aku menyiapkan perpisahanku dengan sepak bola tanpa penyesalan setelah hampir 25 tahun di sepak bola. Kehidupan berbeda menungguku," papar Maldini.[
UEFA Segera Tentukan Sanksi untuk Chelsea
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul FahmiPada pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions lawan Barcelona, para pemain Chelsea sering memprotes Ovredo. Mereka menganggap wasit membiarkan empat hukuman penalti kepada Barcelona. Pertandingan itu sendiri berakhir 1-1 dan Chelsea tersingkir, karena kalah gol tandang.
Sikap Didier Drogba paling disesalkan. Di depan kamera televisi yang menyiarkan langsung, dia mengeluarkan kata-kata f**k kepada wasit. Selain itu, Michael Ballack juga terlihat meneriaki Ovredo.
"Berkaitan dengan insiden semifinal Liga Champions antara Chelsea lawan Barcelona di London, UEFA telah menerima laporan dari delegasi maupun wasit," demikian pernyataan resmi UEFA.
"UEFA sedang mempelajari laporan-laporan itu, juga mengumpulkan bukti-bukti lainnya. Kami akan membuat keputusan minggu depan," tambah pernyataan itu.
UEFA juga menjelaskan, Barcelona tidak mengirimkan protes berkaitan dengan kartu merah yang diberikan wasit Tom Henning Ovredo kepada Eric Abidal. "Tak ada protes dari Barcelona atas kartu merah itu," kata UEFA.
Event, prestasi & memoriam buruk tim nasional Indonesia
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul FahmiEvent Besar Yang Pernah Diikuti
1. Olimpiade (1956)
2. Piala Asia (1996, 2000, 2004)
3. Asian Games (1951, 1958, 1962, 1966, 1970, 1986)
4. Sea Games (1977, 1979, 1981, 1983, 1985, 1987, 1989, 1991, 1993, 1995, 1997, 1999, 2001, 2003)
5. Tiger Cup (1996, 1998, 2000, 2002, 2004)
Prestasi Tim Nasional
Asian Games :
1. Tahun 1958. mendapatkan perunggu.
2. Tahun 1986. duduk di peringkat 4.
Sea Games :
1. Tahun 1979. mendapatkan perak.
2. Tahun 1981. mendapatkan perunggu.
3. Tahun 1987. mendapatkan emas.
4. Tahun 1989. mendapatkan perunggu.
5. Tahun 1991. mendapatkan emas.
6. Tahun 1997. mendapatkan perak.
7. Tahun 1999. mendapatkan perunggu.
Tiger Cup :
1. Tahun 1998. mendapatkan juara 3.
2. Tahun 2000. mendapatkan juara 2.
3. Tahun 2002. mendapatkan juara 2.
4. Tahun 2004. mendapatkan juara 2.
Momen Indah Tim Nasional
Piala Dunia (1938)
1. Pada Piala Dunia di Perancis ini memang bukan tim PSSI yang berangkat. Namun pemain NIVU dengan nama Hindia Belanda. Meskipun begitu kita tetap bangga karena para pemain NIVU tersebut kebanyakan adalah orang pribumi.
Olimpiade (1956)
1. Olimpiade diselenggarakan di Melbourne Australia. Tim asuhan Toni Pogacknik ini berhasil membuat sensasi dengan menahan imbang raksasa sepakbola dunia saat itu yaitu Uni Soviet dengan skor 0-0.
Asian Games (1958)
1. Masih dilatih oleh Toni Pogacknik,pada Asia Games Tokyo ini Timnas berhasil meraih medali perunggu yang merupakan medali pertama yang diperoleh oleh Indonesia pada turnamen resmi Internasional.
Sea Games (1987)
1. Di Stadion Utama Senayan,Indonesia untuk pertama kilinya berhasil menjadi juara pada ajang SEA Games. Indonesia Juara setelah gol tunggal Ribut Waidi bersarang di jala Malaysia.
Sea Games (1991)
1. Untuk yang kedua kalinya Indonesia berhasil meraih medali emaspada ajang SEA Games yang berlangsung di Manila Filipina. Di Final Indonesia menang 4-3 melalui adu pinalti.
Piala Asia (1996)
1. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia berhasil lolos ke Piala Asia. Piala Asia 2004 diselenggarakan di Uni Emirat Arab. Partai pertama Indonesia menjadi kenangan terindah bagi Indonesia.Indonesia secata mengejutkan menahan imbang juara piala teluk Kuwait setelah sebelumnya unggul 2-0.Kedua gol Indonesia dicetak dengan spektakuler. Gol salto Widodo yang merupakan gol pertama dinobatlan sebagai gol terbaik asia tahun 1996.
Piala Asia (2004)
1. Piala Asia 2004 di China ini merupakan kali ketiga untuk Indonesia. Pada Piala Asia inilah Indonesia berhasil menorehkan sejarah baru dengan mencatat kemenangan pertamanya dalam ajang Piala Asia lewat kemengan 2-1 atas Qatar.Tim asuhan Ivan Kolev ini sebenarnya berpeluang untuk kembali mencatat sejarah lolos ke babak perempat final, namun sayang pada partai terakhir Indonesia kalah 1-3 dari Bahrain.
Momen Pahit Tim Nasional
Asian Games (1962)
1. Setelah meraih prestasi mendapat medali perunggu pada tahun 1958, indonesia memilki optimisme tinggi pada AG 1962 di Jakarta. Namun Indonesia malah gagal di babak awal setelah dihempaskan Malaysia 2-3. Disinyalir terjadi skandal suap sehingga Toni tidak dapat menurunkan sejunlah pemain terbaiknya.
Pra Olimpiade (1976)
1. Indonesia nyaris lolos kembali ke olimpiade Montreal . Bertemu Korea Utara di partai final grup II Asia yang digelar di Senayan, pasukan Coerver tampil lumayan hebat, meski akhirnya kalah adu pinalti setelah sebelumnya bermain imbang dengan skor 0-0.
Sea Games (1995)
1. Indonesia yang tampil dengan gabungan pemain dari liga Dunhill dan primavera dan dilatih oleh Romana Matte berangkat ke Chiang Mai dengan dukungan penuh seluruh insan spakbola tanah air yang sedang mengalami euforia. namun hasil pahit harus diterima setelah gagal lolos dari grup. Indonesia dua kali kalah dari Thailand dan Vietnam.
Sea Games (1997)
1. Kerinduan untuk meraih kembali supremasi sepakbola di SEA Games nyaris terwujud. Dalam partai final di Stadion Utama Senayan yang dipadati oleh 120.000 penonton Indonesia scara tragis kalah lewat drama adu penalti. Pemain muda Uston Nawawi gagal mengeksekusi penalti terakhir Indonesia.
Tiger Cup (1998)
1. Pada tahun ini wajah persepakbolaan Indonesia sangat tercoreng di mata dunia Internasional. Kasus gol bunuh diri secara sengaja oleh Mursyid Efendi ketika bertanding melawan Thailand di babak penyisihan grup adalah penyebabnya.
Tiger Cup (2002)
1. Berbekal grafik yang terus meningkat dalam keikutsertaan piala tiger Indonesia optimis meraih juara pada tiger cup yang diselenggarakan di dua negara Indonesia dan Singapura. Pada partai final di Stadion Utama Senayan yang dipadati 120.000 penonton lagi - lagi tragedi adu penalti seperti final SEA Games 1997 terulang. Indonesia kembali kalah oleh Thailand.
Tiger Cup (2004)
1. Kembali Indonesia menduduki peringkat dua Tiger Cup untuk yang ke tiga kalinya secara beruntun, namun kali ini berada dibawah Singapura. Mengawali turnamen dengan rekor fantastis di babak penyisihan dengan tanpa kemasukan satu gol pun, Indonesia berhasil menundukkan Malaysia di semi final secara dramatis dan sensasional. Namun anti klimaks terjadi pada saat dua pertandingan final. Dalam kedua partai tersebut Indonesia bertekuk lutut dari Singapura, bahkan ketika bertanding dihadapan 100.000 penonton di Jakarta.
Menciptakan Gol-gol di Sarang 'Naga'
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul Fahmi
Hasil 2-2 yang didapat dalam pertandingan di Old Trafford pekan lalu jelas lebih menguntungkan Porto. Dos Dragoes hanya membutuhkan hasil imbang tanpa gol untuk bisa melaju ke babak semifinal.
Sebaliknya, MU justru harus meraih kemenangan. Pasukan Sir Alex Ferguson ini minimal harus menang dengan skor 1-0 untuk bisa lolos. Tapi ini bukan hal yang mudah, mengingat Porto tak pernah kalah di kandang sendiri kala berhadapan dengan tim Inggris.
"Porto jelas mampu menciptakan sebuah penampilan bagus lagi. Tapi kita semua juga tahu bahwa United juga harus bermain dengan baik, dan yang terpenting, mencetak beberapa gol," ujar Anderson di situs resmi klub. "Itulah objektif kami dan kami percaya diri bisa melakukannya."
"Kami memang tak bermain dalam performa terbaik kami dalam beberapa pertandingan terakhir. Tapi kami harus menampilkan rasa percaya diri dalam pertandingan ini dan kami harus menang."
Anderson yang sebelum bergabung dengan MU merupakan pemain Porto menyebut bahwa banyaknya pemain Amerika Latin telah memberikan perbedaan kepada raksasa Portugal itu. Oleh karena itu ia tak terkejut ketika MU bisa ditahan 2-2 pekan lalu.
"Saya tak terkejut. Porto memiliki kualitas yang bagus dalam skuad mereka. Banyak pemainnya datang dari Amerika Selatan, jadi mereka tahu bagaimana caranya bermain sepakbola yang benar."
Jelang Chelsea vs Liverpool =Lebih Baik yang Seimbang
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul FahmiLiverpool - Liverpool punya kewajiban menang dengan selisih tiga gol atas Chelsea. Permainan menyerang pun akan jadi pilihan. Xabi Alonso memberi saran, lebih baik yang seimbang.
Kekalahan 1-3 dari tangan Chelsea di leg pertama memberikan beban berat ke pundak Liverpool. Saat melakoni laga leg dua di Stamford Bridge, Rabu (15/4/2009) dinihari WIB, menyerang dan mencetak gol sebanyak-banyaknya jadi opsi tunggal.
"Ada harapan. Kami tahu akan jadi tugas yang sulit untuk mencetak tiga gol. Namun selama kami punya sedikit peluang, kami akan mencoba dan memperjuangkannya," ujar Alonso kepada situs resmi klub.
"Saya pikir kami akan sangat dekat dengan kesempurnaan bila kami bisa pergi ke sana, mencetak tiga gol dan mengalahkan mereka," sambung gelandang asal Spanyol itu lagi.
Bermain ofensif sepertinya akan jadi taktik Liverpool. Namun The Reds juga harus berhati-hati. Barisan depan Chelsea siap menghukum bila mereka terlalu asyik menyerang dan melupakan lini lain.
"Kami akan membutuhkan mentalitas yang sangat ofensif karena kami harus mencetak banyak gol. Namun dengan cara yang sama, kami tidak boleh all out attack karena peluang Anda kebobolan akan membesar," kata Alonso.
"Kami harus menjaga keseimbangan tetapi tetap dengan pikiran yang menyerang tentu saja," simpul gelandang berumur 27 tahun itu.
Madridista Indonesia untuk Fans El Real
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul Fahmi
Jakarta - Madridista Indonesia adalah tempat para pecinta klub Real Madrid di Indonesia. Dengan bertambahnya anggota, MI pun berharap menjadi sebuah fans club Spanyol besar di Indonesia.
Madridista Indonesia, organisasi tidak resmi bagi para penggemar bola khususnya klub Real Madrid di Indonesia ini diprakarsai oleh Donnie Irawan melalui mailing-list (realmadrid@yahoogroups.com) di tahun 1998. Namun perkembangan mailing list pada saat itu masih belum ramai dan seaktif sekarang, sehingga perlahan-lahan milis tersebut padam.
Di tahun 2002, Donie mencoba membuat kembali milis dengan nama berbeda yaitu realmadridfc_indonesia@yahoogroups.com, yang saat ini masih terus aktif. Para anggota di milis sebelumnya diundang kembali untuk bergabung di milis ini, tujuannya tak lain adalah untuk meramaikan kembali milis dan menjaga keutuhan para penggemar madrid di Indonesia yang sudah terkumpul.PhotobucketNamun perkembangan melalui milis hanya begitu-begitu saja, kadang fakum (kosong/idle), kadang ramai, dan anggota yang memberikan kontribusi di milis tidak begitu besar jumlahnya.
Menyadari hal itu, para anggota milis (yang umumnya anggota baru, atau anggota lama tapi baru aktif) dan Donnie sendiri sebagai mailing-list owner mencoba untuk membuat suatu arahan agar para anggota yang sudah terkumpul ini mendapat hal yang lain dari sekedar posting dan baca milis, yaitu membentuk suatu organisasi bagi para penggemar Real Madrid.
Hal tersebut baru terealisasikan pada tahun 2007 melalui gathering-gathering yang sering diadakan oleh para anggota. Di kesempatan gathering pula Donnie mencoba sharing tentang kegiatan dan usaha yang ia lakukan dengan fans club ini.
Photobucket Berbuah dari hasil sharing itulah, akhirnya para anggota mulai serius untuk membentuk fans club ini. Tidak sedikit kendala yang ditemui, dari sulitnya bertemu antar anggota, sampai sulitnya menghubungi pihak Real Madrid sendiri untuk sekedar izin atau informasi existensi Madridista Indonesia.
Walaupun begitu, para anggota tetap semangat untuk terus maju bersama anggota-anggota lainnya membentuk Madridista Indonesia menjadi sebuah fans club Spanyol besar di Indonesia.
Bahkan, para anggota baru terus bertambah dan bertambah seiring dengan mulai membahananya nama Madridista Indonesia. Menelaah hal ini, maka Madridista Indonesia mulai menyusun program-program, dari pendaftaran sampai aktivitas baik rutin maupun tidak, untuk dapat lebih mempererat hubungan antar anggota di kubu MADRIDISTA INDONESIA.
www.madridista-indonesia.org
AC MILAN
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul Fahmi- - AC Milan, atau lengkapnya Associazione Calcio Milan SpA, adalah klub sepakbola Italia yang bermarkas di kota Milan. Didirikan 16 Desember 1899, klub yang memiliki julukan Rossoneri (Red-Blacks), Il Diavolo (the Devil) tersebut menggunakan stadion San Siro, yang berkapasitas 82.955 sebagai kandangnya.
Statistik Klub
Kota (populasi): Milan (1.303.670)
Didirikan: 1899
Presiden: Silvio Berlusconi
Pelatih : Carlo Ancelotti
Situs: www.acmilan.com
Markas latihan: Centro Sportivo Milanello, Via Milanello 25
Seragam: Kaos bergaris merah dan hitam, celana dan kaoskaki putih.
Prestasi
Coppa Italia: 5 (1967/72/73/77/03)
Piala Super Italia: 5 (1988/92/93/94/04)
Eropa: 7 Piala Eropa (1963/69/89/90/94/03/07), 2 Piala Winners
(1968/73), 4 Piala Super Eropa (1989/90/95/2003) & 3
Piala Inter-Continental (1969/89/90)
Rekor Serie A
Debut: 1929-30
Juara: 17 (1901/06/07/51/57/59/62/68/79/88/92/93/94/96/99/04)
Penampil terbanyak: Paolo Maldini 553
Pencetal gol terbanyak sepanjang masa: Gunnar Nordahl 210
Topskorer dalam satu musim: Gunnar Nordahl 35 (1949-50)
Jumlah poin terbesar/terkecil: 82 (2003-04) / 27 (1981-82)
Kemenangan kandang terbesar: 9-0 v Palermo (1950-51)
Kekalahan kandang terbesar: 1-6 v Juventus (1996-97)
Kemenangan tandang terbesar: 8-0 v Genoa (1954-55)
Kekalahan tandang terbesar: 1-6 v Alessandria (1935-36)
Kemenangan terbanyak/tersedikit: 28 (2005-06) / 5 (1976-77)
Kekalahan terbanyak/tersedikit: 15 (1930-31) / 0 (1991-92)
Gol terbanyak/tersedikit: 118 (1949-50) / 21 (1981-82)
Kebobolan terbanyak/tersedikit: 62 (1932-33) / 12 (1968-69)
Skuad
Kiper: Nelson DIDA, Valerio FIORI, Zeljko KALAC
Bek: Daniele BONERA, Marcos CAFU, Matteo DARMIAN, DIGAO, Giuseppe FAVALLI, Marek JANKULOVSKI, Kakha KALADZE, Paolo MALDINI, Alessandro NESTA, Massimo ODDO, SERGINHO, Dario SIMIC
Gelandang: Massimo AMBROSINI, Ibrahim BA, Cristian BROCCHI, EMERSON, Gennaro GATTUSO, Yoann GOURCUFF, KAKA, Andrea PIRLO, Clarence SEEDORF
Penyerang: Willy AUBAMEYANG, Alberto GILARDINO, Filippo INZAGHI, Alberto PALOSCHI, Alexandre PATO, RONALDO, Kingsley UMUNEGBU
City Kalah Karena Membuang Kesempatan
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul Fahmi
Hamburg - Gelandang Stephen Ireland menilai Manchester City menyia-nyiakan kesempatan sehingga akhirnya harus kalah dari Hamburg SV. Namun ia yakin bahwa di leg kedua nanti The Citizens bisa membalikkan keadaan.
Dalam laga leg pertama perempatfinal Piala UEFA di markas Hamburg, Jumat (10/4/2009) dinihari WIB, Ireland sempat membawa City unggul 1-0 ketika laga belum genap satu menit.
Namun setelah itu tim City gagal mencegah bersarangnya tiga gol ke gawangnya sendiri. Alhasil The Citizen pun harus pulang dengan kekalahan 1-3.
"Kami menyia-nyiakan laga ini. Kami memulai dengan baik, namun tidak bisa mempertahankannya dan segera kembali di bentuk terbaik," tukas Ireland dikutip dari Goal.
"Hamburg menciptakan kesempatan lebih banyak daripada kami dan terus menekan kami. Kami benar-benar tampil tanpa keberanian malam itu," tambah pemain berusia 22 tahun ini.
Di leg kedua pekan depan, tim asuhan Mark Hughes ini harus menang minimal dengan skor 2-0 untuk memastikan langkah ke semifinal. "Saya pikir kami mampu melakukan hal yang sama dengan apa yang Hamburg lakukan pada kami malam ini," pungkas Ireland.
Guardiola Menantang Madrid
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul FahmiBarcelona sempat unggul hingga dua digit poin atas Madrid di sekitar awal tahun 2009 lalu. Namun dua kekalahan yang diderita Carley Puyol cs membuat selisih poin antara mereka berdua terpangkas menjadi hanya enam angka saja.
Awalnya kubu Madrid sempat berujar kalau dalam waktu dekat Barca akan bisa mereka kejar. Faktanya kondisi tersebut tak semudah itu terjadi karena Tim Catalan bisa tampil konsisten sesudah menelan dua kekalahan atas Espanyol dan Atletico Madrid tersebut.
Kemenangan 2-0 atas Recraetivo Huelfa beberapa saat lalu kembali membuktikan kalau Barca masih dalam posisi yang sangat stabil, apalagi kemenangan itu juga merupakan yang kelima secara beruntun yang berhasil didapat. Dengan sembilan poin yang saat ini menjadi pemisah, Guardiola gantian menantang Madrid.
"Sekarang giliran Real untuk memetik kemenangan. Kami sudah memainkan bagian kami dan kami melakukannya dengan baik. Kondisinya sulit buat kami, tapi sepakbola memang tidak selalu mudah," ungkap Guardiola sebagaimana diberitakan Yahoosport.
Tantangan yang dilontarkan Guardiola bisa jadi terkait dengan lafa Madrid dengan Valladollid malam nanti. Di pertemuan pertama pada awal musim lalu, Raul cs dipaksa bertekuk lutut dengan 0-1.
Guardiola jelas berharap Madrid kembali tersungkur malam nanti. Tapi yang jelas di balik itu semua pelatih muda itu berharap anak didiknya tetap menjagan stabilitas permainan, termasuk saat melawat ke Munich midweek mendatang.
"Bayern mampu mencetak empat goal. (Franck) Ribery, (Luca) Toni, (Bastian) Schweinsteiger dan rekan-rekannya adalah pemain yang berbahaya. Saya tidak melihat kalau mereka hari ini menang atas Eintracht Frankfurt 4-0," pungkas dia.
Liverpool Menang Mudah
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul Fahmi
Liverpool - Liverpool mendapat obat luka menyusul kekalahan atas Chelsea di perempatfinal Liga Champions. Menjamu Blackburn Rovers dalam lanjutan Premiership, The Reds menang telak 4-0.
Tambahan tiga poin tak cuma menjadi obat luka Liverpool yang midweek lalu dipermalukan Chelsea 1-3 di kandang sendiri dalam laga babak perempatfinal Liga Champions. Kemenangan dari laga pertandingan ke-32 ini membawa anak asuh Rafael Benitez untuk sementara memuncaki klasemen dengan poin 70, unggul dua angka atas Manchester united yang baru akan bermain pukul 21.00 WIB.
Buat Rovers kekalahan ini mengancam mereka masuk zona degradasi. Sebelum laga ini anak asuh Sam Allardyce duduk di batas terbawah zona aman dengan poin 31, unggul dua angka atas Newcastle United yang menduduki posisi teratas batas degradasi.
Fernando Torres menjadi bintang kemenangan The Reds dalam laga di Anfield, Sabtu (11/4/2009) malam WIB tersebut setelah menyumbang dua gol di babak pertama. Dua gol lainnya datang dari tendangan jarak jauh Daniel Agger dan tandukan David Ngog jelang berakhirnya laga.
Jalannya pertandingan
Menjalani laga di mana mereka tiga hari lalu dikalahkan Chelsea dengan 1-3, Liverpool tampil dominan sejak awal. Berada di atas angin, Fernando Torres membuat publik Anfield bersorak merayakan lahirnya gol pertama saat laga barus berusia lima menit.
Gol pertama Torres tersebut lahir setelah dia menerima umpan jauh Jamie Carragher. Menahan bola dengan dada, dia membiarkan bola memantul sekali ke lapangan dan langsung melepaskan tembakan gantung ke arah gawang. Walaupun tanpa melihat posisi gawang, namun bola sepakan Torres mengarah ke tiang jauh dan tak bisa dijangkau kiper Paul Robinson.
Liverpool memiliki dua peluang emas lain untuk memperbesar keunggulan. Pertama, Javier Mascherano tinggal berhadapan dengan Robinson, tapi tembakannya dapat diblok mantan penjaga gawang nomor satu Inggris itu. Torres pun melambung saat melakukan rebound.
Kedua, sundulan Dirk Kuyt lagi-lagi dipatahkan Robinson, padahal striker Belanda itu sudah leluasa menghentakkan kepalanya untuk menyambut crossing Insua. Susulannya, Yossi Benayoun menendang ke atas dalam rebound-nya.
Di menit 33 tuan rumah akhirnya kembali menghasilkan gol, kembali melalui Torres. Kali ini ia mengoyak jala Robinson melalui tandukan kepala, menyambar free kick Xabi Alonso dari sayap kiri.
Blackburn lebih dulu punya peluang di awal babak kedua melalui sebuah tendangan bebas yang sama sekali tak mengancam gawang Reina. Selanjutnya, permainan masih dikuasai penuh oleh Liverpool, meski untuk beberapa saat tak ada peluang bersih yang berhasil dikreasikan.
Kesempatan mengubah skor menjadi 3-0 datang di menit 63, peluang yang tersia-siakan karena umpan Riera ke tengah kotak penalti, di mana telah berdiri tiga rekannya di sana, cuma membentur sisi luar jala gawang.
Peluang terbaik tim tamu sejauh ini: tandukan Christopher Samba meneruskan umpan diagonal dari sisi kiri datangnya tidak tajak ke arah Reina yang membuat kiper Spanyol itu dengan mudah memetik bola di udara. Tak sampai 10 menit pesepakbola Republik Congo itu dapat peluang lain yang jauh lebih baik lagi, tendangannya dalam posisi tak terkawal dan lolos dari jebakan offside di dalam kotak penalti terlalu lemah.
Tujuh menit sebelum laga berakhir Liverpool akhirnya menambah keunggulan. Setelah melakukan beberapa kali percobaan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti, Agger akhirnya menjebol jala Blackburn. Tendangan kaki kirinya jauh dari luar kotak penalti menjurus ke sisi kanan atas gawang Paul Robinson dan mengubah kedudukan menjadi 3-0.
Tepat di menit 90 Liverpool menambah jumlah golnya menjadi empat. Dengan kepalanya Lucas memantulkan umpan panjang yang dia terima di tiang jauh ke arah sebaliknya, bola yang melambung di muka gawang disambar NGog setelah memenangi duel udara dengan pemain lawan.
Chelsea Ungguli Bolton 4-3
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul Fahmi
London - Chlesea dibuat ketar-ketir saat menjamu Bolton Wanderers di Stamford Bridge. Sempat memimpin empat gol lebih dahulu, The Blues akhirnya menang dengan skor ketat 4-3.
Chelsea sepertinya akan mengakhiri pertandingan di Stamford Bridge denga kemenangan besar setelah Didier Drogba mencetak dua gol plus eksekusi penalti Frank Lampard dan sontekan Michael Ballack membuat mereka unggul 4-0. Namun Bolton ternyata tak mudah menyerah dan mencetak tiga gol balasan lewat Andrew O'Brien, Chris Basham dan Matthew Taylor.
Hasil ini menjaga peluang The Blues terus bersaing menuju puncak klasemen menyusul kemenangan yang juga didapat Manchester United dan Liverpool. Si Biru kini duduk di posisi tiga klasemen dengan poin 67.
Meski didapat dengan susah payah, kemenangan ini setidaknya memberi Si Biru kepercayaan diri yang besar jelang laga krusial menjamu Liverpool midweek mendatang di leg kedua babak perempatfinal Liga Champions
Macheda menyelamatkan muka Setan Merah
Label: Soccer News | author: Yazid Amirul Fahmi
Sunderland - Federico Macheda kembali jadi pahlawan Manchester United. Masuk menggantikan Dimitar Berbatov di babak kedua, striker belia itu mencetak gol penentu kemenangan 2-1 The Red Devils saat melawat ke Sunderland.
Ini bukan kali pertama Macheda jadi dewa penyelamat "Setan Merah". Dia juga mencetak gol penentu kemenangan MU saat menjamu Aston Villa pekan kemarin.
Meski kembali memuncaki klasemen dengan poin 71, unggul satu poin atas Liverpool, Sir Alex Ferguson layak waspada dengan performa anak didiknya. Wayne Rooney cs terlihat kurang meyakinkan sepanjang laga dan harus menerima banyak tekanan dari tuan rumah.
Kemenangan ini setidaknya jadi bekal berharga buat MU yang harus menyambangi FC Porto di leg kedua babak perempatfinal Liga Champions setelah pada laga perdana di kandang sendiri cuma bisa bermain 2-2.
Shalat Time
